Abyan Corners

Bangun mimpi dari sekarang

  • Beranda
Saya akan melewati malam minggu yang ke 1.217, tapi masih belum saya temukan orang yang spesial untuk diajak malam minggu.
Bukan bermaksud membentak. Hanya mencoba membuka jalan berfikir. Tapi itu belum bisa diterima. Maaf, saya menggunakan cara ini karena waktunya hampir tidak tepat. Sekali lagi maaf. Saya akan mengingat itu dan mencoba untuk tidak mengulanginya lagi.
Ini akan menjadi pelajaran saya, bahwa tidak semua manusia bisa menerima cara yang kita anggap benar, meskipun kita begitu dekat dengannya. Ingatkan saya jika mulai lupa.
#PELAJARAN_1
Kini kau membalikkan badan, lalu menoleh anggun. Saat pertama kali bertemu kita saling memandang, merasakan ada degup kencang di dada, merasakan ada sesuatu yang membuat kita saling menyapa. Kita tak perlu bicara, kita hanya perlu gerakan dan kita saling mengerti karena hal kecil yang disebut CINTA.
Bagaikan makanan, berkah penderitaan maupun berkah kebahagiaan aku lahap semua.
Mohon maaf File tidak didukung.
Anda tidak dapat ter"UNGGAH" di Hatiku...
Aku kirimkan pagi untuk cinta suciku padamu, bersama hembusan angin bercampur embun yang segar.
Kusalurkan kasih sayangku dari pori-pori jiwaku untuk bekal di hari yang cerah, agar kau jenjang menjalani hari ini.
Ku syukuri apa yang telah kulakukan dan juga setiap kali aku mengingat kamu.
Secawan hati yang tulus, meruak lewat pagi yang indah. Tak lupa rasa syukur yang besar melantun lewat doa kepada Sang Kuasa.
Selamat Pagi, selamat menjalani hari ini..
Subscribe to: Comments ( Atom )

Followers

About Me

Unknown
View my complete profile

LATEST POSTS

  • Semboyan Kebahagian
    Dengar, Dengar dan Dengarkan Degup Jantungku Berdenting Ada Melodi Merdu Bersenandung Berseri, Menari, Mengalun Nikmatilah Telaga C...
  • Hujan Kenangan
    Hujan menjuntai dari langit,  setiap bulirnya membawa tetes,  memercikkan kenangan akan masa lalu,  disana ada bahagia dan derita.  Namun ...
  • Siapa yang Menemani Saat Terpuruk
    Ada saatnya Aku berada dalam keadaan paling terpuruk. Dan orang yang masih siap menemaniku meski terpuruk adalah orang yang benar-benar me...
  • Menoleh Anggun
    Kini kau membalikkan badan, lalu menoleh anggun. Saat pertama kali bertemu kita saling memandang, merasakan ada degup kencang di dada, mer...
  • Mengamatimu
    Aku mengamatimu, merekam setiap jalanmu. Namun tak kujumpai kau melenceng dari Kaidah-Kaidah Tuhan.
  • Mundur Selangkah
    Aku tidak berani maju sejengkal, aku lebih suka mundur selangkah. Aku menanggalkan kata dan memilih diam dihadapanmu, namun aku bersajak k...
  • Ingatkan Saya Jika Mulai Lupa
    Bukan bermaksud membentak. Hanya mencoba membuka jalan berfikir. Tapi itu belum bisa diterima. Maaf, saya menggunakan cara ini karena wak...
  • Malam Minggu ke 1.217
    Saya akan melewati malam minggu yang ke 1.217, tapi masih belum saya temukan orang yang spesial untuk diajak malam minggu.
  • Kompas Hati
    Kau kompas dalam hatiku, aku bak pelaut yang mengarungi lautan cinta. Tanpa kau, aku kehilangan arah kemana hatiku akan berlayar.
  • Upload Loading
    Mohon maaf File tidak didukung. Anda tidak dapat ter"UNGGAH" di Hatiku...

Blogger templates

Categories

  • Curhat
  • Puisi

Instagram

Blog Archive

  • ▼  2016 (15)
    • ▼  September (15)
      • Malam Minggu ke 1.217
      • Ingatkan Saya Jika Mulai Lupa
      • Menoleh Anggun
      • Berkah Derita dan Bahagia
      • Upload Loading
      • Pagi Untuk Kekasihku
      • Secawan Hati Pagi
      • Hujan Kenangan
      • Berat Namun Harus
      • Mundur Selangkah
      • Mengamatimu
      • Mapirlah
      • Siapa yang Menemani Saat Terpuruk
      • Kompas Hati
      • Semboyan Kebahagian
Powered by Blogger.

My Blog List

Blogroll

Flickr

About

Copyright 2014 Abyan Corners.
Designed by OddThemes